City Bank

* Sektor Jasa pelayanan berkembang pesat, PDB per kapita yang tinggi dan populasi Kaukasia yang dominan. * Konsumen menggunakan kartu kredit karena diakui sebagai alat belanja penting yang membebaskan mereka dari membawa uang tunai dan memungkinkan mereka untuk berbelanja kapanpun dan dimanapun mereka inginkan. * Kartu debit juga tersedia, namun, penetrasi kurang dari 5%, dan ini terutama sebagai produk jasa lembaga keuangan terkait dengan rekening tabungan * Dibandingkan dengan negara-negara maju lainnya, Australia peringkat kedua setelah Prancis dalam jumlah outlet, seperti cabang dan ATM, yang menawarkan layanan perbankan.

* 80 % penduduknya dari total 16,5 juta mempunyai penghasilan > $6. 000. (13,2 jt jiwa). | * Kartu kredit di Australia sudah saturated (penuh) sejak tahun 1989. * Dengan sekitar 10,5 juta kartu yang berlaku, rata-rata warga Australia memakai dua kartu. * Begitu banyak bank yang menawarkan pelayanan kartu kredit seperti Visa, MasterCard, American Express and Diners Club. * Konsumen melihat kartu Visa sedikit lebih bergengsi dan penerimaan ditingkat pedagang yang lebih tinggi. | 2| Hongkong| * Citibank telah bermain dalam bisnis kartu kredit di Hongkong sejak 1983, ketika Citibank mengakuisisi kartu Diners Club dari HSBC.

* Masyarakat hongkong dominan tinggal di perkotaan dan sudah tidak asing lagi dengan credit card. * Hongkong memiliki tingkat pertumbuhan ekonomi yang luar biasa dan pertumbuhan industry yang sangat pesat. * 85 % penduduknya dari total 5,6 juta mempunyai penghasilan > $6. 000. (4,76 jt jiwa). | * Warga Hongkong rata-rata menggunakan 1,7 kartu perwarga. * Visa dan MasterCard yang dikeluarkan oleh bank local lebih populer ditengah-tengah masyarakat. * Tahun 1989 credit card Citibank menguasai 8,7 % pangsa pasar yaitu 140. 000 kartu Classic dan Gold Visa, sementara American Express telah menerbitkan 175.

000 kartu. | 3| India| * Credit card merupakan lambang status golongan menengah ke atas. * Meskipun penerimaan pedagang di India pada umumnya tidak setinggi di negara-negara Asia lainnya, pemegang kartu dapat menggunakan kartunya untuk berbagai kebutuhan. * Untuk kelompok menengah ke atas dapat menerima credit card secara luas, tergantung pada merek / citra bank, dan kemudahan proses aplikasi adalah fitur yang paling penting. * Saingan utama adalah Diners Club dengan sekitar 70. 000 anggota. * 5 % penduduknya dari total 800 juta mempunyai penghasilan > $6. 000. (40 jt jiwa).

| * 80 % populasi warga India hidup di pedesaan dan sector pertanian sebagai landasan perekonomian India. * Akibat point 1 diatas mengakibatkan penetrasi credit card di India sangat rendah. * semua transaksi valuta asing di India diatur oleh bank sentral, sehingga credit card yang diterbitkan di India hanya digunakan untuk transaksi local dan dalam mata uang local saja. | 4| Indonesia| * Indonesia memiliki kekayaan alam yang berlimpah. * Banyak pengusaha kaya Indonesia yang memiliki perspektif internasional dan sering melakukan perjalanan bisnis ke Malaysia, Singapura dan Australia.

* Pemerintah tidak memberlakukan pembatasan kepemilikan kartu, tapi karena tingkat penghasilan yang rendah banyak yang tidak memenuhi syarat untuk kepemilikan cedit card. * 7 % penduduknya dari total 168 juta mempunyai penghasilan > $6. 000. (11,76 jt jiwa). | * 80 % warga Indonesia hidup di pedesaan dengan penghasilan < $500 pertahun. * Masyarakat menganggap bahwa memiliki credit card menunjukkan kelas social tingkat atas. * Limit kredit yang cukup rendah membatasi masyarakat dalam menggunakan credit card. * Visa dan MasterCard diterbitkan oleh bank local dan penawaran yang diajukan untuk kepemilikan kartu cukup rendah.

| 5| Malaysia| * Banyak pengusaha Malaysia memiliki perspektif internasional dan sering melakukan perjalanan bisnis internasional * Kenyamanan dan tambahan limit credit card merupakan factor penting dalam kepemilikan credit card. * Merupakan Negara industry yang sedang berkembang. * Banyak pengguna credit card menggunakan credit card mereka untuk melakukan pembayaran kebutuhan pribadi dan belanja keluarga disamping untuk perjalanan dan hiburan. * Tingkat resiko yang relative kecil (B). * 35 % penduduknya dari total 17 juta mempunyai penghasilan > $6. 000 (5,95 jt jiwa).

* Infrastruktur yang sudah tersedia dan pemakaian jaringan telepon yang luas. * Tingkat inflasi relative rendah (2,0 %). | * American Express menguasai pangsa pasar credit card sebesar 15 %, dimana dia dikenal secara internasonal dan memberikan limit kredit tidak terbatas. * Dengan cabang yang banyak dan jaringan ATM yang luas Malayan Banking Berhad menguasai pangsa pasar credit card sebesar 10 %. * Para pesaing yang lain menggunakan cara-cara yang atraktif untuk menggaet consumer credit card. * Hukum Malaysia membatasi hanya warga yang punya pendapatan > $9. 000 yang dapat memiliki credit card.

| 6| Philippines| * Walaupun terjadi tingkat pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat , namun penetrasi credit card cukup rendah. * Pasar credit card masih belum berkembang, dimana hanya dua bank besar yang mengeluarkan MasterCard dan Visa. * Credit card banyak dilakukan untuk melakukan pembayaran belanja, restaurant, pakaian dan pembayaran bensin. * Reputasi dari credit card dan bank yang menerbitkannya adalah factor yang penting buat consumer. * 30 % penduduknya dari total 62 juta mempunyai penghasilan > $6. 000 (18,6 jt jiwa). | * American Express dan Diners Club menguasai pangsa pasar sebesar 50 %.

* Credit card di Philippines hanya digunakan untuk transaksi local dan dalam mata uang local saja. * Tingkat resiko yang sangat tinggi (D)| 7| Singapore| * Rata-rata pendapatan perkapita di Singapura sudah cukup tinggi $8. 800 pertahun dan standard hidup di sana sudah mendekati standar hidup Negara industry di barat. * Pasar sudah berkembang dengan baik sehingga penggunaan credit card digunakan untuk pembayaran harga tinggi dan rendah. * 20 % penduduknya dari total 2,7 juta mempunyai penghasilan > $6. 000. (540 rb jiwa). | * Sejak tahun 1989 masyarakat Singapura sudah familiar dengan credit card.

* Rata-rata warga Singapura memakai dua kartu. * Pasar credit card sudah saturated dan sudah ada 500. 000 kartu yang diterbitkan. * American Express menguasai pangsa pasar sebesar 15 %. Dan banyak bank lainnya juga yang menerbitkan Visa dan MasterCard. * Bank local UOB dan DBS menguasai pangsa pasar sebesar 20 %. | 8| Taiwan| * Taiwan adalah peringkat 12 Negara perdagangan terbesar di dunia yang memiliki banyak investasi di Philipina, Malaysia, Thailand, Indonesia dan China daratan. * Tingkat kehidupan yang baik dan tingkat pendidikan warganya yang tinggi di regional Asia pacific.

* Masyarakat yang ingin memperoleh kepemilikan credit card Citibank, American Express atau Chase Manhattan harus mengurusnya di Hongkong. * 50 % penggunaan credit card adalah untuk pembayaran di luar negeri. * 77,5 % penduduknya dari total 20 juta mempunyai penghasilan > $6. 000. (15,5 jt jiwa). | * Perlindungan dan dukungan pemerintah yang ketat terhadap pertumbuhan industry, menjadi suatu hambatan untuk pertumbuhan bisnis kartu kredit. * Tahun 1989 pemerintah membatasi kepemilikan credit card hanya satu dan credit card internasional tidak bisa dikeluarkan di Taiwan.

* Meskipun peraturan kepemilikan credit card telah diubah sejak juli 1989, tetapi pemerintah tetap melakukan control melalui National Credit Card Center (NCCC). * Para penerbit credit card menggunakan cara yang kreatif untuk mengantisipasi peraturan yang cukup ketat. * American Express menguasai 50 % pangsa pasar. * Taiwan menganut system pembayaran tunai dan menghindari utang dari duit orang lain. | 9| Thailand| * Thailand merupakan satu negara yang tingkat pertumbuhan ekonominya cukup tinggi di kawasan asia pacific.

* Sumber devisa terbesar Thailand adalah perdagangan luar negeri, sehingga mempengaruhi pertumbuhan belanja dan kekayaan konsumen. * Dibandingkan dengan Negara industri lainnya seperti singapura dan Hongkong, pemain credit card masih relative sedikit. * Konsumen mempunyai pandangan yang beraneka ragam tentang kepemilikan credit card. * Tingkat inflasi relative rendah (3,8 %). * 25 % penduduknya dari total 55 juta mempunyai penghasilan > $6. 000 (13,75 jt jiwa). * Jumlah pemakaian telepon yang cukup tinggi, cocok untuk core produk Citibank. * Political/economical risk pada level stabil (B).

| * American Express dan Diners Club menguasai 50 % pangsa pasar. * Bank local menerbitkan MasterCard dan Visa. | 10| Korea| * Citibank telah mengelola bisnis Diners club di Korea. | * Peraturan local tidak mengijinkan bank untuk menerbitkan untuk mengeluarkan kartu dengan kredit bergulir. * Beberapa bank local menerbitkan Visa/MasterCard sebagai kartu debet. * Manajemen Citibank mempunyai pengalaman yang jauh dari memuaskan dengan orang korea pemegang kartu karena Citibank mengalami kerugian keuangan dan masalah tenaga kerja. * Data pendukung sangat kurang. | 1. What is the reason of Citi bank to launch credit card in Asia Pacific?

a. Setelah dilakukan refleksi 11 tahun sejak Citibank melakukan bisnis perbankan di Asia, diperoleh Cabang operasi di 15 negara di Asia Pasifik dan Timur Tengah diproyeksikan oleh Citibank sebagai bisnis perbankan yang bergengsi, bank yang berorientasi pada konsumen internasional dan sebagai leader di sebagian besar pasar. Sehingga Rana Talwar memutuskan untuk melaunching produk baru (credit card) sebagai salah satu jalan untuk meningkatkan pertumbuhan di masa depan. b. Rata-rata tingkat pertumbuhan ekonomi di Negara Asia Pasifik cukup pesat. c. Negara-negara di Asia Pasifik mulai banyak menggunakan transaksi internasional.

2. Which Country should Citibank enter first? Why? Thailand dan Malaysia Karena: 1. Thailand a. Thailand merupakan satu negara yang tingkat pertumbuhan ekonominya cukup tinggi di kawasan asia pacific. b. Dibandingkan dengan Negara industri lainnya seperti singapura dan Hongkong, pemain credit card masih relative sedikit, sehingga tingkat persaingan kecil. c. Populasi yang relative tinggi 55 juta. d. Konsumen tidak mempunyai pandangan yang beraneka ragam tentang kepemilikan credit card. e. Sumber devisa terbesar Thailand adalah perdagangan luar negeri, sehingga mempengaruhi pertumbuhan belanja dan kekayaan konsumen. f.

Tingkat inflasi relative rendah (3,8 %). g. 25 % penduduknya dari total 55 juta mempunyai penghasilan > $6. 000. h. Jumlah pemakaian telepon yang cukup tinggi, cocok untuk core produk Citibank. i. Political/economical risk pada level stabil (B). 2. Malaysia : a. Banyak pengusaha Malaysia memiliki perspektif internasional dan sering melakukan perjalanan bisnis internasional b. Merupakan Negara industry yang sedang berkembang. c. Tingkat inflasi relative rendah (2,0 %). d. Banyak pengguna credit card menggunakan credit card mereka untuk melakukan pembayaran kebutuhan pribadi dan belanja keluarga disamping untuk perjalanan dan hiburan.

e. Tingkat resiko yang relative kecil (B). f. 35 % penduduknya dari total 17 juta mempunyai penghasilan > $6. 000. g. Infrastruktur yang sudah tersedia dan pemakaian jaringan telepon yang luas. 3. Which countries should Citibank avoid? Why? Korea dan Singapura Karena : 1. Korea a. Peraturan local tidak mengijinkan bank untuk menerbitkan untuk mengeluarkan kartu dengan kredit bergulir. b. Manajemen Citibank mempunyai pengalaman yang jauh dari memuaskan dengan orang korea pemegang kartu karena Citibank mengalami kerugian keuangan dan masalah tenaga kerja. c.

Data pendukung tentang Korea sangat kurang. 2. Singapura : a. Sejak tahun 1989 masyarakat Singapura sudah familiar dengan credit card dan rata-rata warga Singapura memakai dua kartu. b. Tingkat persaingan yang sangat tinggi, karena sudah sangat banyak pemain dalam bisi credit card. c. Pasar credit card sudah saturated dan sudah ada 500. 000 kartu yang diterbitkan. d. Penduduk yang diijinkan memiliki credit card adalah dengan penghasilan > $14. 000, sementara jumlah penduduk yang berpenghasilan > $14. 000 hanya ± 10 %. e. Populasi penduduk yang cukup rendah dibanding negara lain di asia pasifik.

4. What kind of credit card should Citibank launch first? Reguler or Premiun Card? Why? Regular card Karena : a. Sebagian besar masyarakat di Asia pasifik mempunyai penghasilan yang regular. b. Pemakaian credit card dominan untuk pembayaran kebutuhan sehari-hari, pakaian, bensin, hiburan dan perjalanan sehingga tidak membutuhkan limit yang tinggi. c. Fasilitas yang ditawarkan premium card dan regular card tidak jauh berbeda, hanya berbeda di limit kredit saja. d. Selisih fee yang lumayan besar antara premium dan regular, sementara fasilitas yang ditawarkan sama. 5. Australia :

a. Sektor Jasa pelayanan berkembang pesat, PDB per kapita yang tinggi ($11. 929) dan populasi Kaukasia yang dominan b. Konsumen menggunakan kartu kredit karena diakui sebagai alat belanja penting yang membebaskan mereka dari membawa uang tunai dan memungkinkan mereka untuk berbelanja kapanpun dan dimanapun mereka inginkan. c. Jumlah pemakaian telepon yang sangat tinggi dan infrastruktur telah tersedia, cocok untuk core produk Citibank. d. 12,5 % penduduknya dari total 16,5 juta mempunyai penghasilan > $25. 000. e. Political/economical risk pada level sangat stabil (A).