Bmw Z3 Roadster

Jelaskan strategi komunikasi dan promosi yang dilakukan oleh BMW Z3? BMW pada seri Z3-nya menerapkan strategi secara nontraditional, tidak lagi fokus pada promosi melalui iklan semata, tetapi justru menggunakan strategi product placement yang mana menempatkan produk BMW pada syuting film James Bond 007: Golden Eye. Secara garis besar, pesan komunikasi pemasaran disampaikan melalui: Program advertising yakni (1) Katalog Neiman Marcus Chrismas menawarkan Roadster pada Special Bond Edition (2)

Memasukkan fitur Z3 pada situs BMW; Program public relations dengan mengundang lebih dari 200 media massa pada (3) event "unveiling the car" di Taman pusat New York, sehingga muncul berbagai berita di Hard Copy, This Morning's Business, The Money Wheel, dll; Program publicity lainnya seperti (4) Mengisi acara "Tonight Show" Jay Leno; (5) Mengisi acara Radio Program DJ (6) Membuat video "Go: An American Road Story" untuk kemudian dikirimkan dan dimuat di media cetak segmen bisnis dan gaya hidup (Business Week, Forbes, Fortune, dll) serta segmen majalah otomotif (Car and Driver, Auto Week, Auto World). Adapun advertising dan promosi melalui dealer yaitu dengan memberikan informasi berupa cuplikan rilis film dan mobil yang digunakannya secara personal kepada 200-400 konsumen terbaiknya, serta memberikan kit "007: Licensed to Sell".

2.Apakah strategi launching dengan melakukan ‘product placement' (penempatan produk dalam film 007) sudah tepat? Jelaskan? Product placement yang diterapkan BMW terhadap film James Bond 007: Golden Eye adalah penempatan produk Z3 sebagai kendaraan tokoh utama. Hal ini sudah tepat karena menurut saya antara lain: Secara brand personality, produk BMW Z3 memiliki padanan citra karakter yang serasi untuk ditampilkan melalui James Bond yaitu ketampanan, sexy, kaya, cerdas, dan petualang. Pemilihan BMW pada product placement di film yang masuk box office ini adalah untuk mencapai target penonton mancanegara dan kaum muda yang sulit dicapai bila hanya melalui tv dan media cetak. Walaupun product placement berdurasi sekitar 1,5 menit dalam dua segmen, pesan produk dapat tersampaikan ke benak audiens tanpa harus melihat jeda iklan.

Kerja sama BMW dengan MGM mempromosikan BMW Z3 dan film James Bond menjadi langkah penghematan sehingga biaya lebih efisien dan jangkauan lebih luas. Hasilnya adalah tingginya minat konsumen untuk membeli BMW Z3 (terlihat dari pre-booked product order sebesar 9.000 unit).

3.Apakah perubahan positioning BMW diperlukan di pasar Amerika? Jelaskan? Selama ini imej BMW berorientasi pada budaya Jerman (made in Germany) dan terjadi penurunan jumlah penjualan di Amerika (di bawah posisi Lexus, Acura, dan Infiniti). Oleh karena alasan untuk berekspansi dengan membangun francise dan pertumbuhan merek BMW, maka menurut saya ada perlunya merambah Amerika sebagai suatu strategi merubah positioning BMW untuk memasuki dunia perusahaan berskala global dan meningkatkan jumlah penjualan BMW di Amerika. Adapun langkah positioning BMW sbb: ►Memosisikan Z3 kepada budaya, hati, dan benak masyarakat Amerika. Imej BMW menjadi universal (made in BMW). Untuk dapat meningkatkan penjualan lebih baik, positioning brand dari "yuppi status symbol" bergeser menjadi "ultimate driving machine" yang berorientasi pada kualitas. Daripada menjadi pemroduksi mobil yang banyak, BMW memilih menjadi perusahaan pemroduksi mobil yang terbaik (being "the best" rather than "the biggest").